|
IP ADDRESS |
|

|
|
Direktori Putusan Mahkamah Agung R.I.
|
|
|
Penilaian Website, PA Mempawah dan PTA Palembang Terbaik |
|
Ditulis Oleh Ahmad Bahri
|
|
Wednesday, 16 May 2012 |
Jakarta l Badilag.net Hasil penilaian terhadap website pengadilan yang baru saja dirilis Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) atas dukungan the Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ) cukup mengejutkan. Pengadilan-pengadilan di Pulau Jawa yang dulu mendominasi penilaian kini harus puas disalip oleh pengadilan-pengadilan dari luar Jawa. PSHK menobatkan situs PA Mempawah dan situs PTA Palembang sebagai situs pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding terbaik di lingkungan peradilan agama sekaligus terbaik dari seluruh lingkungan peradilan. Menggunakan 47 kriteria untuk website pengadilan tingkat pertama, dengan skor maksimal 94, website PA Mempawah berhasil mendapatkan skor 73. Lima besar website PA di bawah PA yang terletak di Kalimantan Barat itu adalah website PA Ujung Tanjung (71), PA Kandangan (69), PA Pekalongan (68), dan PA Amuntai (68). Sementara itu, menggunakan 46 kriteria untuk website pengadilan tingkat banding, dengan skor maksimal 92, website PTA Palembang memperoleh skor 54. Lima besar website PTA di bawah PTA Palembang adalah website PTA Surabaya (53), MS Aceh (52), PTA Bengkulu (52) dan PTA Bandarlampung (52). Hasil assessment itu juga menunjukkan, dari seluruh lingkungan peradilan, nilai rata-rata tertinggi diperoleh oleh lingkungan peradilan agama. Rata-rata website PA mendapat skor 42,5 dan rata-rata website PTA memperoleh skor 40,28. |
|
|
Religious Court Reform Awards & “Bonek” |
|
Ditulis Oleh Ahmad Bahri
|
|
Monday, 07 May 2012 |
|
Sumber : Badilag.net
* Ketika Ketua PTA Bengkulu, Pak Wildan Suyuthi, membacakan rumusan hasil Komisi II, Komisi Lingkungan Peradilan Agama, pada Rapat Pleno Terakhir Rakernas Mahkamah Agung, bulan September 2011 di Jakarta, nampak ada nuansa lain yang berbeda dari komisi lainnya. Nuansa lain itu terlihat pada lebih besarnya porsi rumusan yang berkaitan dengan bidang non yudisial, bila dibandingkan dengan bidang yang sama pada rumusan komisi lainnya. Walaupun tidak lebih besar dari porsi bidang yudisial, porsi bidang non yudisial cukup signifikan. Lebih-lebih, Pak Wildan dalam laporannya itu menyebutkan adanya Program Penganugerahan Penghargaan Dalam Rangka Percepatan Pelaksanaan Reformasi di Lingkungan Peradilan Agama. Nampaknya, supaya menarik perhatian, Jurubicara yang fasikh itu menyebutkan judul program dimaksud dengan menggunakan Bahasa Inggris, yaitu: “Religious Court Reform Awards”. Dalam rumusan itu juga dirinci “award-award” yang akan diberikan, yaitu di bidang penanganan perkara, pengelolaan website, pelayanan meja informasi & pelayanan publik, penerapan SIADPA, pelayanan ‘Justice for the Poor’, dan pengelolaan SIMPEG. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 07 May 2012 )
|
|
|
2012: 14 Ribuan putusan Terupload Tiap Bulan |
|
Ditulis Oleh Ahmad Bahri
|
|
Wednesday, 02 May 2012 |
|
Sumber : kepaniteraan.mahkamahagung.go.id
Oleh sebuah media online, Direktori Putusan Mahkamah Agung disebut-sebut sebagai pemegang rekor dunia dalam jumlah putusan yang terpublikasikan di website. Predikat ini dilekatkan karena Direktori Putusan sepanjang tahun 2011 berhasil mengunggah 122.676 putusan. Hal serupa juga pernah dinyatakan oleh koran berbahasa Inggris pada awal tahun 2011. Lalu bagaimana di tahun 2012?.
Menurut Asep Nursobah, Koordinator Data dan Informasi Kepaniteraan, hingga 23 April 2012 putusan yang dipublikasikan berjumlah 58.289 putusan. “Ini berarti rata-rata 14.572 putusan diupload tiap bulannya”, ungkap Asep Nursobah . Jumlah rata-rata putusan yang terpublikasikan tiap bulan tersebut menurut Asep Nursobah meningkat dibandingkan dengan tahun 2011. “Tahun 2011, 10.233 putusan terpublikasikan tiap bulannya”, Ia menjelaskan.
Dikatakan Asep Nursobah, jumlah tersebut akan meningkat seiring dengan tingkat partisipasi pengadilan yang terus bertambah. “Partisipasi pengadilan untuk mempublikasikan putusannya di Direktori Putusan baru kurang lebih 60%, kami akan terus mendorong 40 % sisanya”, pungkas Asep Nursobah.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 02 May 2012 )
|
|
|
Hasil Penilaian Reformasi Birokrasi di Peradilan Agama Membanggakan |
|
Ditulis Oleh Ahmad Bahri
|
|
Wednesday, 25 April 2012 |
|
Waka MA Bidang Non Yudisial : Hasil Penilaian Reformasi Birokrasi di Peradilan Agama Membanggakan 
Jakarta l Badilag.net Hasil penilaian terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi di badan peradilan yang digelar Tim Quality Assurance pekan kemarin mendapat apresiasi tersendiri dari Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Dr. H. Ahmad Kamil, SH, M. Hum. “Untuk peradilan agama, hasilnya sungguh membanggakan. Laporan yang kami terima sangat bagus,” ujarnya, di sela-sela rapat koordinasi dengan pimpinan PTA/MSA seluruh Indonesia di Jakarta, Senin malam (23/4/2012). |
|
| << Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 4 dari 83 |
|
| |
|
|
Jumlah Pengunjung |
| Hari Ini | 140 | | Kemarin | 332 | | Minggu Ini | 140 | | Bulan Ini | 5873 | | Semua | 139022 |
| | (C) Fliesenstadt | |
|