Halaman Utama
Portal Informasi Dan Media Online

Direktori Putusan Mahkamah Agung R.I.

.: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGADILAN AGAMA PAMEKASAN :.
Advertisement
Ini Pesan Ketua Kamar Pembinaan Agar Mediasi Sukses di Pengadilan
Ditulis Oleh Ahmad Bahri   
Monday, 23 March 2015

Sumber : badilag.net

Ini Pesan Ketua Kamar Pembinaan Agar Mediasi Sukses di Pengadilan

Bandung | Badilag.net

Ketua Kamar Pembinaan MA RI, Prof. Dr. H. Takdir Rahmadi, S.H., LL.M., menekankan pentingnya mediasi dijalankan secara serius oleh hakim mediator di peradilan agama dan pengadilan negeri seluruh Indonesia.

“Saya berharap betul agar mediasi dijalankan secara serius oleh para hakim mediator,” ucap Prof  Takdir Rahmadi ketika memberikan pembinaan di Pengadilan Agama Bandung, Kamis (19/3/2015).

Ketua Kamar Pembinaan juga menyebut pentingnya peran pimpinan dalam menyukseskan mediasi. “Saya contohkan, di salah satu pengadilan ada yang ruang mediasinya ditutup. Ini karena pimpinan pengadilannya tidak peduli dengan mediasi. Itu tidak boleh terjadi,” katanya.

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 23 March 2015 )
Selengkapnya...
 
MELAYANI BUKAN DILAYANI
Ditulis Oleh Ahmad Bahri   
Tuesday, 09 December 2014

www.mahkamahagung.go.id

Palembang - Humas : Bersama-sama membangun Pengadilan yang unggul (Court Excellence) akan jauh lebih baik daripada kita bekerja sendiri. "Kepemimpinan dan manajemen Pengadilan yang baik, kebijakan-kebijakan Pengadilan, SDM serta sarana prasarana yang memadai merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan di Pengadilan dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan pengguna Pengadilan",ungkap Ketua MA.

Syarat utama terselenggaranya suatu proses peradilan yang obyektif adalah adanya kemandirian lembaga yang menyelenggarakan peradilan, kemandirian badan peradilan sebagai sebuah lembaga, serta kemandirian hakim dalam menjalankan fungsinya. "Untuk itu para hakim jangan mudah terbujuk oleh hal-hal yang mengganggu independensi seorang hakim, kita harus melayani bukan dilayani oleh masyarakat, lanjut Ketua MA. Kedepannya Mahkamah Agung akan lebih memprioritaskan penanganan perkara, keterbukaan informasi, pengawasan dan akan lebih memberikan pelayanan yang maksimal kepada pencari keadilan. "Bagi para panitera di seluruh Indonesia untuk lebih mempercepat proses pengiriman relas maupun berkas perkara, jangan adalagi tunggakan - tunggakan yang masih ada di Pengadilan", himbau Ketua MA.

Selengkapnya...
 
Ketika Mantan Dirjen Badilag Minta Maaf
Ditulis Oleh Ahmad Bahri   
Wednesday, 03 December 2014

Tapak Tuan l Badilag.net

Mantan Dirjen Badilag Wahyu Widiana meminta maaf kepada para pejabat, hakim dan pegawai Mahkamah Syar’iyah (MS) Tapak Tuan.

“Saya mohon maaf, selama tujuh tahun jadi Dirjen dan lima tahun jadi Direktur Pembinaan Peradilan Agama, saya belum pernah ke sini,” kata Wahyu Widiana, di ruang pertemuan MS Tapak Tuan, Senin (1/12/2014).

Bersama dengan Sekditjen Badilag H. Tukiran, S.H, M.M., ia ke MS Tapak Tuan dalam kapasitas sebagai penasehat senior Australia-Indonesia Partnership for Justice (AIPJ).

MS Tapaktuan adalah salah satu satker di bawah MS Aceh. Yurisdiksinya meliputi Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya.

Terletak di pesisir, diperlukan waktu sekitar 9 jam dari Banda Aceh dengan rute berkelok-kelok untuk menuju Tapak Tuan. Karena lokasinya yang begitu jauh, MS ini hampir tidak pernah dikunjungi oleh pejabat dari pusat.

Selengkapnya...
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 3 dari 122

Berita Terbaru
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut anda tentang website kami?
 
Slide Pegawai
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini346
Kemarin504
Minggu Ini1646
Bulan Ini11794
Semua793291

(C) Fliesenstadt
PELAPORAN
LINK PERKARA
LINK PERADILAN
LINK DATA