Halaman Utama
Portal Informasi Dan Media Online

Direktori Putusan Mahkamah Agung R.I.

.: SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PENGADILAN AGAMA PAMEKASAN :.
Advertisement
Akurasi Data Perkara Online PDF Cetak E-mail
Ditulis Oleh Ahmad Bahri   
Wednesday, 13 November 2013

Yuk, Lihat Akurasi Data Perkara Online Terbaru

Jakarta | badilag.net

Berpacu dengan waktu. Kalimat ini mewakili isi hati para pegiat SIADPA Plus dan pimpinan pengadilan dalam menyajikan data perkara yang akurat. Dirjen Badilag telah mencanangkan tanggal 31 Desember 2013 sebagai batas waktu akhir satker untuk melakukan validasi perkara.

Dengan kata lain, semua data perkara online harus sudah valid atau akurat. Perbandingan laporan antara manual dan SIADPA Plus tidak ada selisih lagi. Validasi data register, akta cerai dan sidang nihil atau nol kesalahan. Grafik kinerja SIADPA Plus tidak timpang. Pengunggahan (upload) data satker berjalan rutin.

Data yang akurat menjadi syarat menuju sistem paperless. Sistem ini membutuhkan kerjasama semua komponen peradilan agama. Data yang tidak akurat di satu satker pun akan berpengaruh pada akurasi data secara nasional.

Selasa (12/11), Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Tukiran, S.H., M.H., di sela-sela kegiatan di Kota Bogor menyempatkan diri melakukan monitoring perbandingan laporan SIADPA Plus dan manual.
“Data hari ini tanggal 12 Nopember 2013 jam 13.00 WIB, terdapat 17 PTA terbaik atau masuk kategori hijau. Di sisi lain terdapat 14 PA masuk kategori kuning dan 3 PA masuk zona merah,” ungkap Tukiran. Ketujuhbelas PTA tersebut adalah: PTA Surabaya, PTA Makasar, PTA Jakarta, PTA Banten, PTA Banjarmasin, PTA Padang, PTA Palembang, PTA Yogyakarta, MS Aceh, PTA Pontianak, PTA Jambi, PTA Bangka Belitung, PTA Palu, PTA Gorontalo, PTA Manado, PTA Maluku Utara dan PTA Ambon.



Sementara itu, PA Slawi, PA Kuala Kapuas, PA Lebong, PA Kefamenanu, PA Unaaha, PA Cibinong, PA Praya, PA Cikarang, PA Tanjung Balai Karimun, PA Panyabungan, PA Blambangan Umpu, PA Tanah Grogot, PA Sumbawa Besar dan PA Pematang Siantar masih menyumbang selisih data sebesar 1 s.d. 9 perkara.

3 PA yang masuk zona merah harus bekerja lebih keras lagi agar bisa mengejar ketertinggalannya. 3 PA tersebut adalah PA Mimika, PA Nabire dan PA Blora.

Dirbinadmin berpesan kepada para pengguna (user) SIADPA Plus agar lebih hati-hati dalam memasukkan (entry) data, terutama tanggal daftar dan putus. Kekeliruan memasukkan data tanggal daftar dan putus yang diunggah ke info perkara akan berpengaruh pada laporan yang sudah hjau.

Perhatikan Validasi Data SIADPA Plus dan Grafik Kinerja

Salah satu punggawa Timnas SIADPA Plus, Tohir As’ari mengingatkan satker agar tidak hanya fokus perbandingan laporan. Validasi Data SIADPA Plus dan grafik kinerja SIADPA juga tidak kalah penting.

“Validasi data SIADPA Plus yang terdiri dari data register, data sidang dan data akta cerai terutama tahun 2012 dan 2013 agar segera diperbaiki dan dibuat nihil (tidak ada kesalahan-red). Dalam waktu dekat, akan dirilis hasil validasi data SIADPA yang terbaru,” ujar pria berkumis yang akrab disapa Tohir Mekadilaga.

Lebih lanjut Tohir menambahkan bahwa grafik kinerja SIADPA Plus agar dipantau juga. Grafik kinerja merupakan gambaran awal tingkat implementasi SIADPA Plus di suatu satker. Satker yang optimal dalam implementasi SIADPA Plus dapat terbaca dari grafik ini. Begitu pula sebaliknya, satker yang tidak mengoptimalkan SIADPA akan terpantau juga, seperti tidak menggunakan SIADPA KIPA (keuangan perkara).

Pemutakhiran Terakhir ( Wednesday, 13 November 2013 )
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

 
 
 
http://kuwarasanku.blogspot.com/2015/07/logo-kabupaten-pamekasan-jawa-timur.html
Berita Terbaru
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut anda tentang website kami?
 
Slide Pegawai
STATISTIK PENGUNJUNG
Hari Ini131
Kemarin96
Minggu Ini131
Bulan Ini2341
Semua1415496

(C) Fliesenstadt
PELAPORAN
LINK PERKARA
LINK PERADILAN
LINK DATA
Jaringan Dokumentasi